Seputar Kabupaten Magetan

Falsafah, Visi, Misi & Motto RSUD dr. Sayidiman Magetan

Berita RSUD - Tue, 05/26/2015 - 11:16

 Falsafah RSUD adalah :

a)    profesionalisme,

b)    keramahan,

c)    integritas tinggi,

d)    mutu layanan dan

e)    akuntabilitas 

Kesemuanya merupakan  inti  terwujudnya pelayanan prima.

  

Visi RSUD adalah menjadi Rumah Sakit Rujukan pilihan tepat menuju sehat bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.

 

Misi RSUD adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan sarana dan prasarana Rumah Sakit dengan selalu mengikuti perkembangan tekhnologi kedokteran dan kesehatan dalam upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat;
  2. Meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia sebagai wujud pelayanan yang berfokus pada keselamatan pasien;
  3. Mewujudkan rumah sakit yang bersih, rapi, santun, nyaman dan aman serta berwawasan lingkungan dalam meningkatkan kenyamanan pelayanan terhadap masyarakat;
  4. Meningkatkan akuntabilitas kinerja pelayanan guna meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Rumah Sakit;
  5. Menyelenggarakan dan menyediakan fasilitas untuk pendidikan dan pelatihan di Bidang Kesehatan;
  6. Memberikan perlindungan hukum dan keselamatan kerja bagi karyawan Rumah Sakit; 
  7.  Meningkatkan kesejahteraan seluruh karyawan Rumah Sakit. 

 

Motto RSUD adalah Kami Siap Melayani Kesehatan Anda.

Sasaran Strategis RSUD adalah:

  1. Mengembangkan pelayanan kegawatan, intensif, dan pavilliun sebagai bentuk pelayanan berkelanjutan untuk menjamin keselamatan pasien, meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup masyarakat;
  2. Memperkuat ”service excellence” dan asuhan keperawatan sebagai keunggulan pelayanan;
  3. Mengembangkan pelayanan yang professional, tepat, adil dan efisien sesuai dengan bukti terbaik dan peningkatan mutu berkelanjutan;
  4. Mengembangkan kualitas sumberdaya manusia dalam aspek budaya pelayanan, keselamatan pasien, strategic information management and planning dan kapasitas teknis;
  5. Memperkuat keunggulan dalam sarana penunjang medik untuk penegakan diagnosis dan kegawatan;
  6. Mengembangkan standar pelayanan klinis dan administratif dengan prinsip kendali mutu dan biaya untuk menjamin kemudahan akses, keselamatan dan kepuasan pasien; 
  7. Mengembangkan potensi usaha dalam kerangka meningkatkan kemampuan pembiayaan mandiri (termasuk didalamnya penguatan pavilliun, pelayanan penunjang untuk pasien dan keluarga pasien) untuk menjamin keberlangsungan sumber pembiayaan bagi pengembangan organisasi.

Daftar Dokter yang Praktek Di RSUD dr. Sayidiman Magetan

 A.   Dokter Spesialis:

1.    dr. Yunus Mahatma, Sp.PD. =  Dokter Spesialis Penyakit Dalam

2.    dr. Edi Susanto, Sp.OG  = Dokter Spesialis Kandungan

3.    dr. Ika Mariska Yuliana Sp.OG, M.Kes = Dokter Spesialis Kandungan

4.    dr. B. Pri Nirwoto B, Sp. M.= Dokter Spesialis Mata

5.    dr. Catur Widayat, Sp.B. = Dokter Spesialis Bedah

6.    dr. Bambang Subiyantoro, Sp.S. = Dokter Spesialis Saraf

7.    dr. Sri Purwandani, Sp.A. =   Dokter Spesialis Anak

8.    dr. Nadia Masdiaty A., Sp.A. = Dokter Spesialis Anak

9.    dr. Siti Ariffatus Saroh, Sp.A = Dokter Spesialis Anak

10. dr. Ririn Agus tina, Sp.Rad = Dokter Spesialis  Radiologi

11. dr. Lissiani Chandra, Sp.Rad = Dokter Spesialis Radiologi

12. dr.  Artana Made, Sp.P =  Dokter Spesialis Paru

13. dr. Zusron  Fuadi, Sp OT=  Dokter Spesialis Orthopedi

14. dr. Asli  Samadi, Sp.OT=  Dokter Spesialis Orthopedi

15. dr. Eddy Tjiahyono, Sp.KK = Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

16. dr. Sri Hening Rahayu, Sp.THT-KL= Dokter Spesialis THT

17. dr. Heru Susilo, Sp.An = Dokter Spesilais Anastesi

18. dr. Dinne Fitriya, Sp.PK = Dokter Spesialis Patologi Klinis

19. dr. Ajie Rahmadi, SpBA = Dokter Spesialis Bedah Anak

20. dr. Darmawan, Sp.PK = Dokter Spesialis Patologi Klinis

B.   Doker Umum

1.    dr. Bimo Saparto

2.    dr. Wisnu Herlambang

3.    dr. Widodo Santoso

4.    dr. Ari Sastikawati

5.    dr. Dwi Sri Utami

6.    dr. Aziz Muharram

7.    dr. Thomas Murti KGA

8.    dr. Deny Sulistyorini, M.MRS

9.    dr. Hari Indahwati

10. dr Ekya Ratna Ayuningtyas

11. dr. Dheni Novia P

12. dr. Arinastuti Rahayu R.

13. dr. Purnamawati

14. dr. Walid Kuncoro

C.   Dokter Gigi

1.    drg. Ratnawati G.

2.    drg. Arief Setiawan R.

 Jam  Pelayanan

IGD                             : 24 Jam

Klinik Rawat Jalan    : 07.30 – 12.30 WIB

 Pelayanan Klinik Rawat  Jalan

 1.    Klinik Penyakit Dalam

-       dr. Yunus Mahatma, Sp.PD

Asisten :

   a)     dr. Ekya Ratna Ayuningtyas

   b)     dr. Dwi Sri Utami

 2.    Klinik Bedah

-       dr. Catur Widayat, Sp.B

Asisten :

  a)    dr. Thomas Murti KGA

  b)    dr. Walid Kuncoro

3.    Klinik Bedah Ortophedi

-       Dr. Asli Samadi, Sp.OT             : Senin, Rabu, Kamis,  dan Sabtu

-       Dr. Zusron Fuadi, SP.OT            : Selasa dan Jum’at

Asisten :

 a)    dr. Thomas Murti KGA

 b)    dr. Walid Kuncoro

 4.    Klinik Paru

-       Dr. Artana Made, Sp.P

Asisten :

a)  dr. Arinastuti Rahayu Rozi

b)  dr. Widodo Santoso

5.    Klinik Kandungan

-       Dr. Edy Susanto, Sp.OG

Asisten :

dr. Ari Sastikawati

 6.    Klinik Saraf

-       dr. Bambang Subiyantoro, Sp.S

Asisten :

dr. Hari Indahwati

 7.    KlinikTHT

-       dr. Sri Hening Rahayu, Sp.THT.KL

Asisten :

dr. Deny Sulistyorini, M.MRS

 8.    Klinik Mata

-       dr. Bassilius Pri Nirwoto B, Sp.B

Asisten :

dr. Dheni Novia Pahlawani

 9.    Klinik Anak

-       dr. Sri Purwandani, Sp.A

-       dr. Nadia Masdiaty  Arif, Sp.A

-       dr. Siti Ariffatus Saroh, Sp.A, M.Kes

Asisten :

dr. Purnamawati

 10. Klinik Kulit dan Kelamin

-       dr. Eddy Tjiahjono, Sp.KK

Asisten :

-       dr.  Deny Sulistiyorini, M.MRS

11. Fisioterapi

-       Dr. Bimo Saparto

12. Akupuntur

-       Dr. Bimo Saparto

-       Dr. Wisnu Herlambang

 

 

Sosialisasi Peraturan Kepala LKPP Nomor 9 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Operasional Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Berita Bag-adbang - Wed, 04/15/2015 - 15:20

Bertempat di Ruang Rapat Ki Mageti Pemkab Magetan, pada tanggal 2 April 2015 telah dilaksanakan Sosialisasi Peraturan Kepala LKPP Nomor 9 Tahun 2014entang Petunjuk Teknis Operasional Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah.  Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Pembanguan, T. Prijo Sanjoto, ST, diikuti 50 orang PNS pemegang sertifikat keahlian pengadaan barang/ jasa pemerintah.

Sosialisasi Peraturan terkait Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa

Berita Bag-adbang - Wed, 04/15/2015 - 15:02

Pada hari Senin tanggal 13 April 2014, bertempat di Ruang Rapat Ki Mageti Pemkab Magetan telah dilaksanakan Sosialisasi Peraturan terkait Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah.  Kepala Bagian Administrasi Pembanguna, T. Prijo Sanjoto, ST menyampaikan laporan panitia, bahwa jabatan fungsional pengelola pengadaan barang/ jasa pemerintah di Kabupaten Magetan baru terbentuk pada awal Januari 2015 berjumlah 16 orang yang bertugas di Unit Layanan Pengadaan (ULP) sebanyak 14 orang, sedangkan 2 orang bertugas di DPU Pengairan dan Bagian Umum Setdakab.

DIALOG INTERAKTIF DISHUBKOMINFO KAB. MAGETAN DI RADIO RASI 90,6 FM

Berita Dishubkominfo - Tue, 04/14/2015 - 08:56

 

Hari Senin tanggal 13 April 2015

Dalam rangka sosialisasi Pekan KIM VIII Tahun 2015 di Kab. Nganjuk Dinas Kominfo Prov. Jatim bekerjasama dengan Dishubkominfo Kab. Magetan dan Radio RASI 90,6 FM mengadakan Dialog Interaktif tentang kegiatan KIM dan pelaksanaan Pekan KIM VIII Th 2015 yang akan diselenggarakan pada tanggal 20-24 April 2015 di GOR Bung Karno Kab. Nganjuk.

PEKAN KIM VIII TH 2015 DI KAB. NGANJUK

Berita Dishubkominfo - Mon, 04/13/2015 - 12:46

Pekan KIM VIII Tahun 2015 akan dilaksanakan di Kab. Nganjuk tepatnya di GOR Bung Karno, Jl. Barito Kab. Nganjuk  Waktu pelaksanaan tgl 20 - 24 April 2015. Pekan KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat ) adalah ajang 2 ( dua ) tahunan Dinas kominfo Prov. Jatim.

Daftar Alamat dan Kode Faskes BPJS Kesehatan Magetan

Berita Kecamatan Sidorejo - Tue, 04/07/2015 - 11:44

Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi info tentang daftar penyedia layanan kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk wilayah Magetan. Jika masih ada waktu luang,

Tags: bpjs

Survey Lalu Lintas

Berita Dishubkominfo - Tue, 04/07/2015 - 10:50

Magetan. Pada tanggal 23, 25, dan 28 Maret Dishubkominfo melaksanakan kegiatan survey lalu lintas pada beberapa ruas jalan. Dengan melibatkan personil sejumlah 16 orang. Lokasi survey meliputi:

- Jl. Mayjend Sungkono

- Jl. A.Yani

- Jl. P.Sudirman

- Jl. Bangka

- Jl. MT.Haryono

- Jl. Yos Sudarso

- Jl. Pahlawan

Gangguan Teknis LPSE

Berita Bag-adbang - Thu, 03/26/2015 - 17:30

Diberitahukan kepada seluruh pengguna LPSE Kabupaten Magetan, bahwa layanan LPSE Kabupaten Magetan mengalami permasalahan teknis terhitung sejak tanggal 25 Maret 2015 yang mengakibatkan halaman LPSE Kab Magetan beberapa kali tidak dapat diakses.

KEDOKTERAN HOLISTIK

Berita RSUD - Wed, 03/18/2015 - 09:58

KEDOKTERAN HOLISTIK RSUD dr. SAYIDIMAN MAGETAN

A. KONSEP SEHAT DAN SAKIT

   SEHAT adalah :

-          Perkins (1939), sehat adalah suatu keadaan keseimbangan yang dinamis antara bentuk dan fungsi tubuh dan beberapa factor yang berusaha mempengaruhinya 

-          WHO (1974), sehat adalah suatu keadaan yang sempurna dari aspek fisik, mental, sosial dan tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.

-          UU NO.23, 1992, kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan social yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi 

SAKIT adalah   :

 

-          Neuman (1989) sakit sebagai totalitas dari seluruh proses kehidupan, termasuk memandang sakit sebuah proses

-     Perkins (1937), sakit adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang menimpa seseorang sehingga menimbulkan gangguan aktifitas sehari-hari baik aktivitas jasmani, rohani dan social

-       WHO (1974), sakit adalah suatu keadaan yang tidak seimbang/sempurna seseorang dari aspek medis, fisik, mental, sosial, psikologis dan bukan hanya mengalami kesakitan tetapi juga kecacatan

-          Raverlyy (1940an), sakit adalah tidak adanya keselarasan antara lingkungan, agen dan individu

-     UU NO.23, 1992,sakit adalah jika seseorang menderita penyakit menahun (kronis), atau gangguan kesehatan lain yang menyebabkan aktivitas kerja/kegiatannya terganggu. Walaupun seseorang sakit (istilah sehari-hari) seperti masuk angin, pilek tetapi bila ia tidak terganggu untuk melaksanakan kegiatannya, maka ia dianggap tidak sakit.

-          Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika ia menyeru Tuhannya: “(Ya Tuhanku), Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Penyayang di antara semua Penyayang”. Maka Kamipun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan Kami lipat gandakan bilangan mereka, sebagai suatu rahmat dari sisi Kami dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah. (Al Quran Surah Al Anbiyaa’ [21]:83-84)

-          (Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan Aku, Maka Dialah yang menunjuki Aku. Dan Tuhanku, yang Dia memberi Makan dan minum kepadaKu. Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan Aku. Dan yang akan mematikan Aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali). Dan yang Amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”. (Al Quran surah Asy Syu’araa’ [26]: 78 – 82)

-          “Tidak ada yang yang menimpa seorang muslim kepenatan, sakit yang berkesinambungan (kronis), kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, sampai pun duri yang ia tertusuk karenanya, kecuali dengan itu Allah menghapus dosanya.: (Hadist diriwayatkan oleh Al-Bukhari)

-          “Tidaklah seorang muslim tertimpa derita dari penyakit atau perkara lain kecuali Allah hapuskan dengannya (dari sakit tersebut) kejelekan-kejelekannya (dosa-dosanya) sebagaimana pohon menggugurkan daunnya.” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)

 B. PENGERTIAN

 -        Holistik adalah saduran dari  “Holistic” yaitu yang menekankan pentingnya keseluruhan dan saling keterkaitan dari bagian-bagiannya.

 -         Pelayanan holistik yaitu pelayanan yang diberikan kepada semua orang  secara utuh, baik secara fisik, mental, sosial dan spiritual mendapatkan perhatian yang seimbang

 Kedokteran holistik yaitu pelayanan Kedokteran yang diberikan secara utuh dengan memberikan perhatian yang seimbang kepada semua pasien, melalui pendekatan fisik, mental, sosial-ekonomi dan Spiritual.( bio-psyco-sosio-spiritual )

  B. MOTO 8 S ( Senyum, Salam, Sapa, Santun, Sabar, Sehat, Senang, Syukur )

  D. KEGIATAN

-     Mengunjungi pasien Rawat Inap

-          Pelayanan konsultasi

-          Kunjungan rumah

HEMODIALISA

Berita RSUD - Wed, 03/18/2015 - 09:32

HEMODIALISIS

Hemodialisis berasal dari kata “ hemo” artinya darah dan “ dialisis” artinya pembersihan zat-zat terlarut.

Jadi Hemodialisis artinya proses pembersihan darah dari zat-zat sampah melalui proses penyaringan di luar tubuh. Hemodialisis adalah menggunakan ginjal buatan berupa mesin dialisis, hemodailisis dikenal secara awam dengan istilah “ cuci darah”

Berapa lama waktu yang dibutuhkan HD/ cuci darah dalam seminggu :

·        9-12 jam kemudian waktu ini akan dibagi 2-3 kali.

·        Jadi 1x cuci darah dibutuhkan waktu selama 3-5 jam.

Siapa saja yang beresiko :

·        Faktor infeksi oleh kuman Streptococcus.

·        Diabetus militus/ kencing manis.

·        Hypertensi/ darah tinggi.

·        Pemakaian obat/ bahan yang dapat merusak ginjal.

Indikasi HD

Yang perlu dilakukan Cuci Darah :

Ø      Indikasi Segera

·      Kegawatan pada penyakit ginjal.

·      Koma.

·      Pericarditis/ Efusi percardium.

·      Neuropati.

·      Hyperkalemia.

·      Hypertensi.

·      Maligna.

·      Overhydrasi atau edema paru.

·      Oliguri berat atau amuri.

Ø      Indikasi Dini

·      Gejala Uremia

(mual-muntah, perubahan mental).

·      Laboratonium Abnormal

Ascidosis, Azotemia.

( Kreatinin 8-12 mg% ). Dan BUN : 100-120 mg%.

Tujuan

Ø      Menggantikan fungsi Ginjal :

·      Dalam mengekresi : Ureum, kreatinin dan sisa metabolisme yang lain.

·      Mengeluarkan cairan tubuh urine/ kencing.

·      Meningkatkan kualitas hidup pasien.

·      Menggantikan fungsi ginjal sambil menunggu program pengobatan yang lain.

Ø      Dimana anda bisa mendapat layanan HD/ cuci darah :

·        RSUD dr. Sayidiman Magetan telah membuka 1 unit layanan baru yaitu unit Hemodilisis.

Ø      Kapan :

·        Rencana operasional awal tahun 2014.

Ø      Pembiayaan :

·        Umum

·        Peserta BPJS

Mengingat pentingnya fungsi ginjal dan mahalnya biaya tindakan Hemodialisis, maka marilah kita jaga kesehatan dengan perilaku hidup sehat dan memeriksakan kesehatan secara dini dan berkala.

 

 

 

PELAYANAN DI LABKESDA

Berita Dinkes - Mon, 01/19/2015 - 14:50

 

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF DI KAB. MAGETAN

Berita Dinas Pendidikan - Tue, 01/13/2015 - 11:10

KERANGKA IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSIF

Untuk mendukung keberhasilan yang terukur implementasi program pendidikan inklusif diatur beberapa hal pendukung sebagai berikut : (i) Strategi Pendanaan Pendidikan Inklusif; (ii) Sistem Koordinasi, Tata kelola dan Pengawasan Internal; iii) Sistem Pemantauan dan Evaluasi

A. Strategi Pendanaan Pendidikan Inklusif
Pendanaan penyelenggaraan pendidikan inklusif Kabupaten Magetan berasal dari dua sumber yaitu: (1) anggaran Pemerintah APBN (2) anggaran APBD dan dana masyarakat lainnya seperti: Hibah bersaing dan bantuan sosial.
Sumber dana APBN dipergunakan untuk membayar gaji tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berstatus pegawai negeri. Sedangkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang tidak berstatus pegawai negeri pembayaran gajinya diambilkan dari dana APBD. Alokasi anggaran rutin didasarkan pada anggaran tahun lalu yang sudah disesuaikan dengan perubahan jumlah staf dan perubahan kebijakan umum kepegawaian. Anggaran APBN juga untuk membiayai pembangunan infrastruktur, fasilitas, peralatan, beasiswa, pemeliharaan dan pengeluaran nonrutin lainnya. Sedangkan Anggaran APBD juga digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang tidak dapat dipenuhi dengan anggaran APBN. Mekanisme penganggaran, Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan harus mengajukan usulan anggaran dengan membuat Rencana Kerja Anggaran dan kemudian dibahas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk penetapan dokumen DIPA.
Penerimaan dana masyarakat yaitu APBD, kerjasama dari unit-unit kerja dan lain sebagainya. Selain itu masih ada peluang penerimaan dari sumber lainnya seperti penjualan produk, jasa pelayanan pendidikan dan analisis, dan aktivitas jasa publik, serta dana masyarakat lainnya.

Pages